Belajar Hanya 3 Hari
Pembelajaran berlangsung setiap hari Jumat, Sabtu, dan Ahad, sehingga anak memiliki waktu yang cukup untuk belajar mandiri, beribadah, dan bersama keluarga.
﴾ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا ﴿
Pembelajaran dirancang secara efektif hanya tiga hari dalam sepekan sehingga anak memiliki lebih banyak waktu untuk belajar, beribadah, bersama keluarga, dan mengembangkan potensi dirinya.
Homeschooling memberikan ruang bagi anak untuk belajar dengan lebih tenang, memiliki waktu bersama keluarga, memperkuat pendidikan agama, serta mengembangkan potensi dirinya secara seimbang.
Pembelajaran berlangsung setiap hari Jumat, Sabtu, dan Ahad, sehingga anak memiliki waktu yang cukup untuk belajar mandiri, beribadah, dan bersama keluarga.
Orang tua memiliki peran utama dalam pendidikan. Homeschooling memperkuat kerja sama antara lembaga dan keluarga dalam mendidik anak.
Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Pembelajaran disusun agar lebih nyaman, bertahap, dan tidak terburu-buru.
Anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat, keterampilan hidup, serta karakter Islami secara lebih seimbang.
Kami berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk kepribadian muslim yang beriman, berilmu, berakhlak, dan mandiri.
Menggabungkan Kurikulum Diniyyah, Kurikulum Pemerintah, Life Skill, serta Tarbiyyah Orang Tua dalam satu sistem pendidikan.
Pembelajaran berlangsung dalam suasana yang lebih dekat dengan guru sehingga pembinaan ilmu dan adab dapat dilakukan secara lebih optimal.
Lingkungan belajar yang mendukung pembiasaan ibadah, adab, kecintaan kepada Al-Qur'an, serta semangat menuntut ilmu.
Orang tua bukan sekadar mengantar anak belajar, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pendidikan melalui Program Tarbiyyah Orang Tua.
Pembelajaran dirancang efektif agar anak memiliki waktu untuk belajar, beribadah, bersama keluarga, serta mengembangkan potensi dirinya.
Mata pelajaran sesuai kurikulum pemerintah disampaikan secara terarah dan menyenangkan.
Anak belajar berbagai keterampilan hidup, melatih kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab.
Fokus pada pembinaan akidah, ibadah, akhlak, Al-Qur'an, serta ilmu-ilmu syar'i.
Kurikulum disusun secara terpadu agar peserta didik memperoleh bekal keimanan, ilmu, keterampilan, serta pembinaan keluarga secara menyeluruh.
Membangun akidah yang benar, ibadah sesuai sunnah, akhlak mulia, Al-Qur'an, serta ilmu-ilmu syar'i.
Mata pelajaran nasional agar peserta didik tetap memenuhi kompetensi pendidikan sesuai ketentuan pemerintah.
Melatih keterampilan hidup, tanggung jawab, kreativitas, serta kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
Membina orang tua agar mampu menjadi pendidik utama sehingga pendidikan anak berlanjut di rumah.
Kami tidak hanya berupaya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga membina keimanan, akhlak, dan keterampilan hidup agar siap menjalani kehidupan dengan izin Allah.
Menjadikan keimanan kepada Allah Ta'ala, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, serta semangat beribadah sebagai fondasi kehidupan.
Membiasakan adab kepada Allah, kedua orang tua, guru, teman, dan masyarakat.
Memiliki bekal ilmu agama dan ilmu umum yang bermanfaat untuk kehidupan.
Terampil, bertanggung jawab, disiplin, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
Menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat.
﴾ يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ﴿
"Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."
QS. Al-Mujādilah : 11
Anak belajar bukan hanya dari apa yang diajarkan, tetapi juga dari apa yang ia lihat setiap hari. Karena itu, kami meyakini bahwa pendidikan akan lebih kuat apabila sekolah dan keluarga berjalan bersama dalam tujuan yang sama.
Melalui Program Tarbiyyah Orang Tua, kami berupaya membantu Ayah dan Bunda memperkuat peran sebagai pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya.
Sekolah membantu membimbing, tetapi keluarga adalah tempat anak menghabiskan sebagian besar waktunya.
Kami berupaya menghadirkan suasana belajar yang mendukung tumbuhnya ilmu, adab, serta kecintaan kepada Al-Qur'an.
Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering disampaikan oleh Ayah dan Bunda mengenai PKBM Miftahul Ilmi.
Ya. PKBM Miftahul Ilmi menyelenggarakan pendidikan melalui jalur PKBM sehingga peserta didik mengikuti ketentuan pendidikan kesetaraan yang berlaku.
Tidak. Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran terjadwal bersama guru setiap hari Jum'at, Sabtu, dan Ahad. Di luar jadwal tersebut, anak melanjutkan pembelajaran secara mandiri dengan pendampingan orang tua sesuai kebutuhan.
Pembelajaran mengintegrasikan empat pilar utama, yaitu Kurikulum Diniyyah, Kurikulum Pemerintah, Life Skill, serta Program Tarbiyyah Orang Tua sehingga pendidikan berlangsung secara menyeluruh.
Orang tua tidak harus mendampingi setiap saat. Namun, kami mengajak Ayah dan Bunda membangun suasana belajar di rumah serta mengikuti Program Tarbiyyah Orang Tua agar pendidikan berjalan selaras antara rumah dan lembaga.
Evaluasi dilakukan secara bertahap melalui penilaian akademik, pembelajaran diniyyah, perkembangan karakter, serta praktik keterampilan sesuai target pembelajaran pada setiap jenjang.
Program ini ditujukan bagi keluarga yang menginginkan pendidikan yang menguatkan iman, akhlak, ilmu, dan keterampilan hidup dengan tetap memenuhi pendidikan kesetaraan melalui jalur PKBM.
Insya Allah dapat, selama peserta didik memenuhi persyaratan akademik sesuai ketentuan yang berlaku pada jenjang pendidikan yang akan dituju.
Ayah dan Bunda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp atau mengisi formulir pendaftaran yang tersedia pada bagian akhir halaman ini. Tim kami akan membantu menjelaskan alur pendaftaran dan menjawab pertanyaan yang diperlukan.
Pendidikan adalah amanah yang besar. Kami siap membantu Ayah dan Bunda mengenal lebih dekat program PKBM Miftahul Ilmi serta mendampingi proses pendaftaran dengan penuh perhatian.
﴾ وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ﴿
"Dan katakanlah, 'Beramallah kalian! Maka Allah akan melihat amal kalian, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.'"
QS. At-Taubah : 105